Home / Pemerintah

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:54 WIB

Pemkab Sumenep Sukses Turunkan Kemiskinan Terbesar di Jatim, Gerakkan Kolaboratif Lintas Sektor

Oplus_131072

Oplus_131072

SUMENEP Suksesi-Indonesia.com-Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus berupaya menekan angka kemiskinan kembali menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, tingkat kemiskinan pada 2025 turun menjadi 17,02 persen, atau sekitar 188,48 ribu jiwa. Angka itu menurun 0,76 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 17,78 persen.

Capaian tersebut tercatat sebagai penurunan terbesar di antara seluruh daerah di Jawa Timur, sekaligus menjadi sinyal kuat atas keberhasilan program penanggulangan kemiskinan yang selama ini digerakkan secara kolaboratif lintas sektor.

Baca Juga  Sinergi Pemkab Tanbu dan Pusat untuk Pengendalian Inflasi dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Daerah

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengungkapkan bahwa keberhasilan itu merupakan akumulasi dari berbagai terobosan, terutama yang menyasar masyarakat pedesaan dan kepulauan.
“Kami mengedepankan strategi pemberdayaan ekonomi. Masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga didorong untuk mandiri lewat usaha produktif yang berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Baca Juga  "Viral Ormas Berulah" Ada Apa!!! Jurnalis Saat Liputan Tragedi Pondok Pesantren Al Khoziny di Intimidasi

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi pembuktian bahwa komitmen pemerintah daerah terhadap pengentasan kemiskinan bukan sekadar target statistik.
“Kami sangat memahami bahwa masyarakat tidak bisa terus-menerus bergantung pada bantuan sosial. Maka dari itu, konsep pemberdayaan menjadi kunci. Kami dorong warga untuk memiliki kemandirian ekonomi dengan membuka usaha produktif, memperkuat akses modal, serta meningkatkan keterampilan agar mereka bisa bersaing dalam pasar kerja yang terus berubah,” paparnya.

Ia pun memusatkan kebijakan pada tiga sasaran utama yang selaras dengan strategi nasional mengurangi beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, dan menghapus kantong-kantong kemiskinan di wilayah kepulauan dan pedesaan.

Baca Juga  Polda Jatim Gelar Pelatihan Peliputan Pemilu 2024

Dikatakan, pihaknya memfokuskan Dana Desa bukan hanya untuk infrastruktur fisik, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan dan usaha produktif masyarakat. Begitu pula dengan BUMDes, kami transformasikan menjadi motor penggerak ekonomi lokal agar perputaran uang terjadi di desa, bukan hanya di kota.
“Yang terpenting adalah ketahanan ekonomi keluarga miskin bisa terbangun, sehingga mereka tidak mudah kembali jatuh ke garis kemiskinan,” tandasnya. (rus)

Baca Juga

Pemerintah

Pemkab Sumenep Perkuat Subsektor Perikanan Kurangi Pengangguran Melalui Fasilitasi Sarana Produksi

Hiburan

Ribuan Masyarakat Desa Jeruk Antusias Memeriahkan HUT RI Ke 78 tahun

Pemerintah

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Terima Sertifikat Eliminasi Malaria di APLMA ke-9

Pemerintah

Ketua STKIP PGRI Sumenep, Ucapkan Terima Kasih Pemilu Berjalan Lancar, dan Ajak Semua Pihak Menerima Hasil Pemilu

Pemerintah

Predikat Hasil Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tanbu Raih Penghargaan Dari Ombudsman RI

Pemerintah

Bupati Tanah Bumbu Ajak DMI Jadikan Masjid Pusat Peradaban dan Pemberdayaan Umat

Pemerintah

Gerakan Edukasi Cegah IMS dan Pernikahan Usia Anak

Pemerintah

Pemkab Tanah Bumbu Sampaikan Raperda Kerja Sama Daerah