Home / Peristiwa

Sabtu, 1 November 2025 - 17:03 WIB

Hari Jadi Kabupaten Sumenep Ke-756, Perkuat Identitas Daerah Lewat Strategi Branding Budaya dan Pariwisata Hingga Internasional

SUMENEP Suksesi Indonesia.com-
Pemerintah Kabupaten Sumenep terus komitmen dalam memperkuat identitas dan karakter daerah melalui penguatan strategi branding, sebagai langkah memperkenalkan kekayaan budaya, potensi pariwisata, serta produk unggulan lokal ke tingkat nasional maupun internasional.

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, pada Upacara Hari Jadi (Harjad) ke-756 Kabupaten Sumenep, di Kantor Bupati Sumenep mengungkapkan, kabupaten Sumenep memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan warisan lokal yang luar biasa, sehingga selain memiliki lambang perlu melakukan kemasan secara profesional dengan branding, agar mampu menjadi kekuatan ekonomi dan kebanggaan masyarakat.

Baca Juga  JOGO SUROBOYO” Antisipasi Antrean Panjang dan Pastikan Stok Aman, Polrestabes Surabaya Pantau Distribusi Solar Real-Time

“Melalui branding ini menjadi kunci untuk memperkuat citra daerah dan menumbuhkan rasa memiliki di kalangan masyarakat,” ungkap Imam Hasyim, Jum’at (31/10/2025).

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Sumenep mempunyai identitas lambang resmi berbentuk perisai hijau, dengan gambar kuda terbang bersayap berwarna kuning emas menoleh ke kiri, yang dalam perisai terdapat pita bertuliskan Sumekar dengan warna merah di atas dasar putih.

Sedangkan di sektor pariwisata mempunyai city branding “Sumenep The Soul of Madura“, yang berarti Kabupaten Sumenep jiwa Madura dan penguatan identitas yang merupakan representasi potensi unggulan wisata bahari, budaya dan religi di daerah.
Kemudian kabupaten Sumenep juga mempunyai city branding Kota Keris, sebagai deklarasi bahwa Kabupaten Sumenep merupakan pusat kerajinan keris terbesar di Indonesia, yang diakui Unesco dengan jumlah empu (pembuat keris) terbanyak di dunia.

Baca Juga  Tiba Di Nabire, Dirjenpas Langsung Sambangi Petugas Lapas Yang Terluka.

” Kami berharap penguatan branding sebagai langkah strategis tidak hanya mengenal Kabupaten Sumenep sebagai daerah dengan sejarah panjang dan budaya adiluhung, tetapi sebagai kota berdaya saing, dan berkarakter kuat.” Tandasnnya.

Sementara melalui branding sektor pariwisata dan branding Kabupaten Sumenep menjadi elemen penting, dalam membangun citra positif dan membedakan Sumenep dari daerah lain yang senantiasa berakar pada nilai budaya dan sejarah lokal.

Baca Juga  Pemerintah Gencarkan Sosialisasi Imunisasi PCV dan RV Guna Capai Target Maksimal

Pemerintah Kabupaten Sumenep pada Peringatan Hari Jadi ke-756 tahun 2025 mengusung tema “Ngopene Songenep”, yang mencerminkan komitmen untuk menjaga dan merawat warisan budaya luhur berbasis gotong royong, kejujuran, serta kearifan lokal di tengah modernisasi.

” kami juga mengapresiasi anggota Forkopimda, birokrasi pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi vertikal, civitas kampus, para pelaku usaha, insan media, seluruh organisasi kemasyarakatan dan organisasi keagamaan, serta seluruh masyarakat atas jalinan yang baik, sehingga Kabupaten Sumenep tetap aman, damai dan terkendali,” pungkasnya.(rus)

Baca Juga

Peristiwa

Pemkab Sidoarjo Peduli Kesejahteraan Masyarakat, Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana Sidak RTLH di Desa Lemahputro

Peristiwa

Ciptakan Nuansa Humanis, Pelayanan Petugas Satpas Colombo Berbagi Coklat di Momen Hari Peringatan Kartini

Peristiwa

Pemkab Tanbu Gelar Pasar Murah

Peristiwa

“Patek Celeng” MS Warga Rojing Sampang Madura Perkosa Anak Dibawah Umur

Peristiwa

Warga Banyu Urip Wetan Dihebohkan Temuan Mayat Diduga Sudah Membusuk

Pendidikan

Disbudporpar Tanbu Gelar Workshop Penulisan Sastra

Peristiwa

Satreskoba Polres Tanjung Perak Bungkam,Saat Dikordinasi Lepas Pengguna Narkoba

Pemerintah

DLH Tanah Bumbu Gandeng Polbindes Satpol PP Sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Sampah